Jayapura, UPA Perpustakaan Uncen — Dalam upaya memperkuat peran perpustakaan perguruan tinggi sebagai pusat transformasi ilmu pengetahuan dan pendukung utama penelitian, Kepala Unit Pelaksana Akademik (UPA) Perpustakaan Universitas Cenderawasih (Uncen), Dr. Thereseta Evilianingsih,S.IP.,M.Si menghadiri gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Riset Indonesia Timur 2026 pada Selasa (14/7/2026) di Unhas Hotel & Convention Center, Makassar.
Kegiatan KTT Riset Indonesia Timur 2026 ini menjadi wadah strategis bagi para pimpinan universitas, peneliti, dan pengelola lembaga layanan akademik se-Indonesia Timur untuk mendiskusikan percepatan ekosistem riset, pengelolaan repository digital, serta optimalisasi peran perpustakaan dalam mendukung publikasi ilmiah bereputasi.
Penguatan Jaringan dan Ekosistem Riset
Keikutsertaan Kepala UPA Perpustakaan Uncen dalam forum ini menegaskan komitmen Uncen untuk terus menyelaraskan pengelolaan perpustakaan dengan perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan riset masa kini.
Melalui diskusi interaktif dan pemaparan materi dari para pakar, KTT Riset 2026 mendorong sinergi antar terbitan ilmiah dan perpustakaan di kawasan Indonesia Timur agar memiliki daya saing yang lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional.
Kunjungan Best Practice di Perpustakaan Unhas
Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada Rabu (15/7/2026) dengan kunjungan studi banding (best practice) ke Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung berbagai inovasi tata kelola dan layanan unggulan yang diterapkan oleh Perpustakaan Unhas.
Dalam kunjungan tersebut, fokus pembahasan meliputi:
1. Modernisasi Layanan Digital: Penerapan sistem otomatisasi perpustakaan dan pengelolaan repositori riset terintegrasi.
2. Pengembangan Ruang Pemustaka: Penataan ruang baca interaktif (co-working space) yang ramah mahasiswa dan peneliti.
3. Manajemen Koleksi dan Preservasi: Strategi pengelolaan literasi fisik dan digital secara berkelanjutan.
"Kunjungan best practice ini memberikan banyak wawasan dan dorongan inovasi bagi kami di Uncen. Pengalaman serta tata kelola yang ada di Perpustakaan Unhas akan menjadi bahan evaluasi dan inspirasi penting untuk mengoptimalkan layanan UPA Perpustakaan Uncen ke depan," ujar Kepala UPA Perpustakaan Uncen di sela-sela kegiatan.
Diharapkan, hasil dari keikutsertaan pada KTT Riset dan studi banding ini dapat segera dimplementasikan dalam bentuk peningkatan mutu layanan, penguatan fasilitas digital, serta kolaborasi antar-perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia Timur.*(Th)*